[ Baguse-rek ] “Bangsa ini punya orang atau penguasa formal, seperti presiden atau gubernur, tetapi tidak memiliki pemimpin sejati. Ada pemerintah, tetapi pemerintahannya sudah tidak dipatuhi, sehingga dikatakan pemerintahan sudah berhenti.” Suara dari TV itu membuatku berhenti membaca, dan menarikku duduk di depannya. Rupanya siaran ulang Orasi Kebangsaan oleh Buya Syafii Ma’arif pada peringatan ulang tahun Surya Paloh Ketum Ormas Nasional Demokrat di Gd. Perintis Kemerdekaan Jakarta (16/7). Selanjutnya Buya mengatakan,” Pemimpin di negeri ini absurd, perintah 50% tidak dijalankan. Jangan mengeluh dong. Kenapa ini, apa penyebabnya? Apa perintahnya tidak masuk akal atau anak buahnya tidak patuh lagi? Kalau anak buah sudah tidak patuh, bisa dikatakan, kepemimpinan sudah berakhir”. “Tajam, sangat tajam dan berani. Untunglah bukan di jaman ORBA, kalu tidak mungkin Buya sudah “dijemput”. Mungkin bukan hanya Buya Syafii yang dijemput, tapi penggagasnya, pendengarnya dan ti...