Langsung ke konten utama

Guru Dapat Membuat Keajaiban

[Mimpi Siang Bolong]  

Seorang Guru Dapat Menciptakan Keajaiban!
Didedikasikan untuk Semua Guru!

Seorang anak berusia 10 tahun (yang kehilangan lengan kirinya karena sebuah kecelakaan mobil) memutuskan untuk belajar Judo. 

Judo (bahasa Jepang: 柔道 ) adalah seni bela diri, olahraga, dan filosofi yang berakar dari Jepang. Judo dikembangkan dari seni bela diri kuno Jepang yang disebut Jujutsu. Jujutsu yang merupakan seni bertahan dan menyerang menggunakan tangan kosong maupun senjata pendek, dikembangkan menjadi Judo oleh Kano Jigoro (嘉納治五郎) pada 1882. Olahraga ini menjadi model dari seni bela diri Jepang, gendai budo, dikembangkan dari sekolah (koryu) tua. Pemain judo disebut judoka atau pejudo. Judo sekarang merupakan sebuah cabang bela diri yang populer, bahkan telah menjadi cabang olahraga resmi Olimpiade.

Anak tersebut mendapatkan pelajaran Judo pertamanya dari seorang master Judo dari Jepang (Sensei). Si anak belajar dengan baik dan bersemangat, tetapi yang dia tak habis pikir adalah,"setelah tiga bulan training, Sang Guru hanya mengajarkannya satu Jurus saja?"
"Sensei!," panggil si anak akhirnya dengan tidak sabar.
"Bisakah saya belajar gerakan (jurus) yang lain?"
"Ini adalah gerakan yang kamu pahami dengan baik, dan gerakan ini adalah satu-satunya gerakan yang perlu kamu ketahui," timpal Sensei.
Tidak begitu paham maksud sang Sensei tapi dia sangat yakin dengan gurunya itu, si anak terus berlatih.

Beberapa bulan kemudian, Sang Sensei mengikutkan si anak pada sebuah turnamen.
Yang membanggakan, si anak menang dengan mudah pada dua pertarungan pertamanya.
Pertarungan ketiga, terlihat lebih sulit, tetapi setelah beberapa saat, lawannya terlihat tidak sabaran dan menjadi ceroboh. Si anak menggunakan jurus satu-satunya yang dipelajari untuk memenangkan pertarungan.
Masih tidak yakin dengan keberhasilannya, si anak memasuki babak final. Kali ini lawan yang dihadapinya lebih besar, lebih kuat dan lebih berpengalaman. 

Untuk sementara waktu, si anak nampak akan kalah dengan sangat mudah.  Dengan mempertimbangkan kemungkinan si anak cedera, wasit menhentikan pertandingan sejenak (time-out). Ketika wasit hendak menghentikan pertandingan, sang sensei menyela,"Tidak". Sensei melanjutkan, "Biarkan dia menyelesaikan pertarungan".

Tak berapa lama setelah pertandingan dilanjutkan, lawannya membuat kesalahan fatal dimana dia menurunkan pertahanannya. Secara cepat, si anak menggunakan jurusnya untuk menguncinya.  Si anak memenangkan turnamen. Dia seorang Juara. 

Pada perjalanan pulang, mereka mereview setiap jurus dalam setiap pertandingan. Kemudian dengan memberanikan diri, si anak menanyakan sesuatu yang mengganjal dalam benaknya. "Sensei, bagaimana aku bisa menang sebuah turnamen hanya dengan tahu satu jurus saja?"
"Kamu menang karena dua alasan" jawab sensei.
"Pertama, kamu hampir sempurna mempelajari gerakan yang paling sulit dalam Judo. Kedua, Gerakan bertahan dari jurus yang kamu miliki adalah "lawanmu akan mencengkeram tangan kirimu".
 
MORAL :  
Kelemahan terbesar si Anak menjadi Kekuatan terbesarnya.
Guru yang baik akan mengajarkan bagaimana menutupi kelemahan muridnya, bahkan bila bisa menjadikannya kekuatan.







Komentar

Posting Komentar

Pembaca yang BUDIMAN, Sudilah kiranya Anda meninggalkan pesan/komentar terkait artikel yang Anda baca, atau mengenai Blog ini. Terima kasih dan Salam Takzim.

Postingan populer dari blog ini

15 Tip Bagaimana Menjadi Pemikir yang Brilian

Pada artikel sebelumnya, b ertitik tolak dari pemahaman bidang neurologi dan psikologi, Dr. Richard Restak mengemukakan 28 cara melatih otak agar kinerja otak tetap cemerlang, tidak mengalami atrofi alias penciutan sirkuit otak, tidak mudah lupa, dan semakin kreatif. Dalam bukunya “Smart and Smarter: Cara Melatih Otak Agar Kita Menjadi Lebih Pintar dan tetap Pintar” . Ke 28 cara tersebut dapat Anda baca disini . Pada artikel ini, MSB kemukakan pemikiran Dr, Paul Sloane. D alam bukunya How to be a Brilliant Thinker: Exercise Your Mind and Find Creative Solutions , Paul Sloane telah membuat sebuah buku panduan yang amat komprehensif tentang seni berpikir, yang menghindari kesalahan dari banyak buku serupa yang ditulis penulis lainnya. Di satu sisi, memuat sejumlah teori, di sisi lain dan barangkali hal ini lebih penting lagi, buku ini dilengkapi dengan saran-saran praktis dan contoh-contoh nyata tentang bagaimana para pemikir hebat, sekalipun berasal dari kelas orang kebanyaka...

Konsumsi BBM Beberapa Jenis Mobil

Mendengar, membaca, menyaksikan obrolan, rumor dan sanggahan terkait jadi tidaknya diberlakukan kebijakan BBM non-subsidi, membuat rakyat semakin jengah. Terkesan kebijakan ini tidak cermat, tidak dikaji secara mendalam.  Mungkin dibenak pemerintah, jalankan dulu kebijakan, toh rakyat (baca: masyarakat) akan pasrah dan akhirnya akan menerima paksaan ini. Akupun lantas mimpi mempunyai kendaraan yang irit BBM. Kalau disuruh beli Hybrid tentu aku langsung ngibrit, daripada seperti orang mimpi di siang bolong, pilih yang bekaspun asal irit. Apatah lagi "Sang Ahli" belum bisa membuat kebijakan untuk mengurai kemacetan yang semakin kusut. Akhirnya kembali kepada kita pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan kendaraan secara smart dan bijaksana. Bagi yang baru mau beli atau ganti kendaraan, berikut saya berikan konsumsi BBM beberapa jenis mobil, yang saya comot dari forum di kaskus.us.

Kontradiksi Penelitian Tentang Orang Kaya

Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Siapa orang kaya yang sebenarnya? Apakah orang kaya itu mereka yang gemar membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang mahal? Seseorang yang sukses secara finansial biasanya memiliki pemikiran, omongan, sikap dan perbuatan yang serupa karakteristiknya. Hal-hal tersebutlah yang justru menjadikan seseorang menjadi kaya. Kekayaan yang mereka dapatkan tidak turun begitu saja dari langit. Namun, kekayaan tersebut merupakan buah dari apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini. Mereka bisa menjadi kaya karena memiliki pikiran, kebiasaan, sikap dan perilaku yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang tidak sukses secara finansial. Tapi benarkah demikian? Berikut MSB sajikan tiga penelitian -yang mungkin saling kontradiktif satu dengan yang lain- tentang gaya hidup orang kaya.