Langsung ke konten utama

7 Langkah dalam Menentukan Tujuan


Semua kita ingin sukses. Sukses seperti apa yang Anda harapkan. Nah, mengetahui apa yang anda harapkan, merupakan salah satu langkah untuk memudahkan mencapainya.  Pada artikel sebelumnya, dikemukakan lima hal untuk membuat sebuah perencanaan, yaitu: Tujuan harus Spesifik, Measurable (Terukur), Attainable (ketercapaian) atau Action Oriented, Realistis dan Timely (memiliki batas waktu) (baca: Re-Do Resolusi Anda dan 9 Langkah Merubah Mimpi Menjadi Kenyataan). Pada kesempatan ini, mari lebih kita kembangkan pengertian ini.
 Sebelum Anda menentukan sebuah tujuan, beberapa pertanyaan berikut ini dapat digunakan sebagai titik tolak, memberikan inspirasi dan motivasi.

“Mengapa tujuan ini penting buat saya?”
“Apa yang akan saya lakukan untuk mencapai tujuan itu?”
“Siapa yang dapat membantu saya untuk mencapai tujuan itu?”
“Apa yang terjadi jika saya tidak dapat mencapai tujuan itu?”
“Apa yang harus berubah dalam diri saya untuk mencapai tujuan itu?”

Ada 7 hal yang dapat Anda pertimbangkan untuk menentukan dan menuliskan tujuan, tentu setelah Anda menjawab beberapa pertanyaan tersebut di atas. ke-7 langkah ini tentu dapat dijadikan motivasi untuk mendapatkan inspirasi dalam menetapkan tujuan Anda.

1. Carilah tempat yang dapat membuat Anda rileks.
Ambil beberapa kertas dan pensil, matikan ponsel Anda. Ambillah posisi yang nyaman, bila perlu pasanglah headset Anda, dan dengarkan music favorit Anda.

2. Visualisasikan peristiwa masa lalu Anda.
Tutup mata Anda, ambillah nafas  dalam-dalam dan biarkan imajinasi Anda mengaliir. Bayangkan semua momen besar yang telah Anda alami. Hidupkan kembali hal-hal itu di benak Anda. Jadikan momen-momen besar Anda semakin jelas, jadikan seolah-olah nyata dan hadir kembali.

3. Catatlah saat-saat terbaik
Tulis atau gambarkan kata-kata kunci yang mendiskripsikan momen-momen terbaik Anda, peristiwa, aktivitas dan kutipan dari beberapa tahun terakhir. Semua hal yang terbaik yang membuat Anda bangga dan apa yang membuat tahun-tahun itu benar-benar hebat, dan mengesankan.

4. Pilih bidang
terpenting dalam hidup Anda.
Bidang ini dapat berupa: pengembangan pribadi, relasi, pendidikan, karir, kebutuhan materi, kesehatan dan liburan (bebaskan diri Anda untuk menambahkan atau mengganti beberapa bidang kehidupan ini).

5. Pikirkan Tujuan Besar Anda dan Pikirkan Kebutuhan Anda untuk Tahun Ini.
Cetak lembar kerja (Saya lampirkan diakhir tulisan ini), tandai tujuan besar Anda untuk setiap bidang dan tujuan Anda untuk tahun depan. Tujuan tahunan membantu Anda mencapai tujuan besar.
Visualisasikan diri Anda mencapai tujuan tersebut dengan gamblang dan rasakan bagaimana rasanya ketika Anda telah mencapainya . Untuk membantu memicu munculnya ide-ide untuk menetapkan tujuan Anda, saya berikan beberapa pertanyaan yang akan membantu untuk setiap bidang kehidupan, yang mungkin ada dalam pilihan Anda. Dan tentunya, hal ini dapat Anda kembangkan sendiri sesuai dengan bidang yang menjadi andalan Anda.

  • Pengembangan pribadi  
Anda ingin menjadi pribadi seperti apa? Apa yang ingin diingat orang dari Anda? Apa bakat Anda? Apa jenis ketrampilan dan kemampuan yang ingin Anda kembangkan lebih lanjut?

Apa yang Anda anggap sebagai rezim harian yang ideal bagi Anda – seberapa dini anda ingin bangun di pagi hari, apa kebiasaan yang ingin Anda tendang jauh dan kebiasaan baru apa yang perlu Anda mengembangkan?
  •  Relasi

Seperti apakah pasangan ideal Anda (yang Anda harapkan bersama menjalani hari tua)?  Berapa banyak anak yang Anda inginkan dan kapan? Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat hubungan Anda benar-benar menyenangkan? Teman seperti apa yang Anda inginkan di  sekitar Anda? Kegiatan apa yang Anda sukai bersama mereka?
 Apakah Anda puas dengan kedalaman hubungan Anda saat ini? Apakah Anda ingin memiliki lebih banyak teman dan mencurahkan waktu Anda untuk berada bersama mereka? Apa yang Anda butuhkan untuk mengubah atau menjalani hal-hal tersebut di tahun ini,?
  •  Pendidikan

Apakah Anda perlu mendapatkan gelar atau pelatihan ekstensif dalam bidang tertentu? Haruskah Anda belajar di universitas, mengambil beberapa program khusus atau pelatihan? Bagaimana Anda akan memperbarui pengetahuan Anda dalam bidang andalan anda?

  •  Karir


Bayangkan pekerjaan impian Anda (atau bisnis). Apa dampak positif pekerjaan Anda di masyarakat? Apakah Anda perlu fokus pada beberapa bidang tertentu atau bahkan mungkin untuk beralih dari pekerjaan saat ini, untuk melakukan hal itu?

  • Kebutuhan materiil

Berapa besar yang harus Anda peroleh setiap bulan untuk menjalani hidup Anda dengan kualitas yang layak Anda dapatkan? Apa jenis peralatan, layanan atau fasilitas yang Anda butuhkan untuk mencapai kualitas hidup itu? Bagaimana cara membuat aset yang  Anda miliki dapat menghasilkan itu semua?.
  • Kesehatan

Mungkin Anda ingin bermain sepak bola dengan cucu-cucu Anda ketika Anda menjelang 70 tahun? Apakah Anda perlu mengubah kebiasaan makan,, berpikir, latihan fisik, istirahat, untuk menjadikannya mungkin? Jika ya, lalu tindakan apa yang perlu Anda ambil?
  •  Liburan

Bagaimana Anda ingin menghabiskan waktu senggang? Apa hobi yang ingin Anda lakukan ? Dimana Anda ingin melakukan perjalanan dan pengalaman apa yang Anda harapkan?

6. Pastikan bahwa tujuan Anda adalah SMART. 
    Metoda SMART ini akan lebih dikembangkan pada artikel selanjutnya.
  1.    .    Spesifik - tujuan yang baik jelas menggambarkan apa yang harus terjadi, apa hasil yang diharapkan.
  2.    . Measurable (Terukur) - tujuan yang baik dapat secara obyektif dievaluasi, apakah itu tercapai atau tidak tercapai.
  3.      Attainable/Action Oriented -tujuan yang baik adalah tujuan dengan kegiatan-kegiatan yang jelas dan mengarah pada pencapaian tujuan. Semakin banyak tindakan yang Anda ambil untuk mencapai tujuan Anda, semakin memperbesar kemungkinannya untuk tercapai. Pencapaian berasal dari pengambilan tindakan.
  4.      Realistis, namun menarik - tujuan yang baik adalah sesuatu yang Anda percaya bahwa Anda mampu melakukannya. Tujuan yang lebih baik adalah sesuatu yang juga menarik Anda keluar dari zona kenyamanan (comfort zone) Anda.
  5.        Timely (Batas Waktu) - tujuan yang baik memiliki tanggal tertentu sebagai batas waktu (penulisan secara umum seperti “dalam 1 tahun" adalah kurang baik, "dicapai pada 14 februari 2013" adalah lebih baik).


Beberapa pertanyaan untuk menstimulasi ide Anda:
“Jika hanya tinggal punya waktu satu tahun, apa yang akan Anda lakukan?”
“Jika Anda memenangi sebuah undian besar, dalam bentuk apa Anda investasikan?
Apa yang ingin Anda lakukan ketika Anda kecil?”
“Cerita seperti  apa yang ingin Anda sampaikan kepada cucu Anda, tentang kehidupan Anda?

7. Setelah Anda selesai menetapkan tujuan, berterima kasihlah kepada diri sendiri dan ambilaah tindakan dengan segera.

Beri diri Anda pengakuan -
pujilah diri sendiri dengan melakukan sesuatu yang Anda benar-benar nikmati (makan cokelat, mendengarkan musik, berkumpul dengan  teman). Lakukan segera beberapa langkah awal (bahkan jika itu adalah satu hal kecil) segeralah menatap  tujuan Anda.


Salam Takzim,
Bagus H. Jihad


Komentar

  1. susahnya kalau gak bisa memilih om, dimana kebimbangan suatu tujuan itu kadang menentukan mana yang baik dan mana yang tidak... apalagi jka baik smua ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maka dari itu kita harus menentukan prioritas...Insya Allah saya akan posting artikel tentang hal itu. Tunggu aja ya!

      Thengkiyu.
      Mimpi Siang Bolong

      Hapus
  2. Balasan
    1. Setuju sekali Mas...
      Tetapi untuk sampai kesana, bukankah perlu kita buat tahapan-tahapannya...?

      Tahapan2 agar Allah Ridho kepada kita.

      Thengkiyu, salam Takzim,
      Bagus H. Jihad

      Hapus
  3. sangat inspiratif. tak banayk dari kita sadar akan tujuan sendiri. luar biasa.

    salam kenal dan folllow kembli
    Revolusi Galau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thengkiyu MasBro...tujuan itu penting untuk ditetapkan. Ditetapkan untuk dicapai. Bagaimana tujuan Anda...siap membantu.

      Salam Takzim,
      Bagus H. Jihad

      Hapus
  4. mantap pak blognya, informatif sekali...terima kasih buat artikelnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali MasBro...Blog Anda juga demikian. Keep Blogging.

      Salam Takzim,
      Bagus H. Jihad

      Hapus
  5. harus SMART : Sustainable, measurable, achiveable, realistic, timeable (bisa diukur waktunya)

    salam kenal :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga...
      Thengkiyu, bukan hanya SMART tapi kita harus SMARTER.

      Salam Takzim,
      Bagus H. Jihad

      Hapus
  6. Terima kasih atas tulisannya Pak. Sangat bermanfaat bagi saya. Sepertinya saya perlu mencoba untuk menerapkan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks Mas Bro sdh mampir.
      Syukur apabila sedikit tulisan saya bisa bermanfaat.
      Thanks God.

      Hapus
  7. artikel yang sangat bagus, tapi saya masih belum mampu memikirkan tujuan saya.
    Karena selama ini saya memikirkan itu, tapi tidak ada ujungnya pak. :(

    BalasHapus

Posting Komentar

Pembaca yang BUDIMAN, Sudilah kiranya Anda meninggalkan pesan/komentar terkait artikel yang Anda baca, atau mengenai Blog ini. Terima kasih dan Salam Takzim.

Postingan populer dari blog ini

15 Tip Bagaimana Menjadi Pemikir yang Brilian

Pada artikel sebelumnya, b ertitik tolak dari pemahaman bidang neurologi dan psikologi, Dr. Richard Restak mengemukakan 28 cara melatih otak agar kinerja otak tetap cemerlang, tidak mengalami atrofi alias penciutan sirkuit otak, tidak mudah lupa, dan semakin kreatif. Dalam bukunya “Smart and Smarter: Cara Melatih Otak Agar Kita Menjadi Lebih Pintar dan tetap Pintar” . Ke 28 cara tersebut dapat Anda baca disini . Pada artikel ini, MSB kemukakan pemikiran Dr, Paul Sloane. D alam bukunya How to be a Brilliant Thinker: Exercise Your Mind and Find Creative Solutions , Paul Sloane telah membuat sebuah buku panduan yang amat komprehensif tentang seni berpikir, yang menghindari kesalahan dari banyak buku serupa yang ditulis penulis lainnya. Di satu sisi, memuat sejumlah teori, di sisi lain dan barangkali hal ini lebih penting lagi, buku ini dilengkapi dengan saran-saran praktis dan contoh-contoh nyata tentang bagaimana para pemikir hebat, sekalipun berasal dari kelas orang kebanyaka...

Konsumsi BBM Beberapa Jenis Mobil

Mendengar, membaca, menyaksikan obrolan, rumor dan sanggahan terkait jadi tidaknya diberlakukan kebijakan BBM non-subsidi, membuat rakyat semakin jengah. Terkesan kebijakan ini tidak cermat, tidak dikaji secara mendalam.  Mungkin dibenak pemerintah, jalankan dulu kebijakan, toh rakyat (baca: masyarakat) akan pasrah dan akhirnya akan menerima paksaan ini. Akupun lantas mimpi mempunyai kendaraan yang irit BBM. Kalau disuruh beli Hybrid tentu aku langsung ngibrit, daripada seperti orang mimpi di siang bolong, pilih yang bekaspun asal irit. Apatah lagi "Sang Ahli" belum bisa membuat kebijakan untuk mengurai kemacetan yang semakin kusut. Akhirnya kembali kepada kita pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan kendaraan secara smart dan bijaksana. Bagi yang baru mau beli atau ganti kendaraan, berikut saya berikan konsumsi BBM beberapa jenis mobil, yang saya comot dari forum di kaskus.us.

Kontradiksi Penelitian Tentang Orang Kaya

Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Siapa orang kaya yang sebenarnya? Apakah orang kaya itu mereka yang gemar membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang mahal? Seseorang yang sukses secara finansial biasanya memiliki pemikiran, omongan, sikap dan perbuatan yang serupa karakteristiknya. Hal-hal tersebutlah yang justru menjadikan seseorang menjadi kaya. Kekayaan yang mereka dapatkan tidak turun begitu saja dari langit. Namun, kekayaan tersebut merupakan buah dari apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini. Mereka bisa menjadi kaya karena memiliki pikiran, kebiasaan, sikap dan perilaku yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang tidak sukses secara finansial. Tapi benarkah demikian? Berikut MSB sajikan tiga penelitian -yang mungkin saling kontradiktif satu dengan yang lain- tentang gaya hidup orang kaya.