Langsung ke konten utama

Ngaku Aja Deh…Kalau Ini Punya Anda

Hari Senin lalu, MSB mencoba memindahkan beberapa data dari HardDisk PC lama ke PC baru. Nah dari kegiatan itu, MSB menemukan sebuah file! Ceritanya begini, hal ini terjadi secara kebetulan, MSB kebahagian PC anyar dengan processor i7. PC branded yang menyebut dirinya Dell XPS, (maaf ini bukan promo!). Nah XPS-nya sendiri singkatan dari “Xtreme Performance System”. Seberapa xtreme?

Dell XPS (9100) ini menggunakan prosesor Core i7-960 yang mendukung Turbo Boost. Dell Studio XPS 9100 terbaru ini tampak sama seperti pendahulunya untuk tampilan luar dan  mendukung basis spesifikasi

*Intel Core i7-960 (3.2GHz, 8MB cache); *12GB Tri Channel DDR3; *2TB HDD SATA
*BLURAY Combo DVD; *24" Wide HD Monitor with WLED; *ATI Radeon HD6670 1GB
*Gigabit LAN; *Card-Reader 19 in 1; *Windows 7 Premium 64bit; *Wireless Keyboard & Laser Mouse;  *Sound Blaster(R) X-Fi (TM) Xtreme Multimedia audio Card.





Tapi sayangnya, dengan spesifikasi yang setinggi itu, nilai WEI-nya (Windows Experience Index) hanya 5,9 dari nilai tertinggi 7,9, dimana letak kelemahannya? Ternyata terletak pada HDD yang digunakan. Dengan besar storage 2TB dan rpm 7200 tak mampu meluluhkan hati windows 7. Nilai ini mungkin akan berubah andai HardDisk yang digunakan mempunyai kecepatan 10.000 rpm.


Windows Experience Index (Indeks Performa Windows)

Oh ya, mungkin ada yang bertanya, apa sih WEI itu? Jawabnya sederhana WEI serupa dengan ukuran performa atau Kinerja sebuah PC/Laptop dengan OS windows. WEI mengukur kemampuan perangkat keras dan konfigurasi perangkat lunak pada komputer Anda, dan menyatakan hasil  pengukuran ini sebagai sebuah angka yang disebut “base score”.  Nilai base score yang lebih tinggi berarti bahwa komputer Anda akan tampil lebih baik dan lebih cepat daripada komputer dengan base socre yang lebih rendah, terutama ketika melakukan aktivitas yang membutuhkan lebih banyak sumber daya di PC Anda.

Setiap komponen perangkat keras menerima “subscore” individu. Base score komputer ditentukan oleh subscore terendah. Sebagai Contohnya PC XPS saya ini. Base score bukan merupakan rata-rata dari subscores gabungan. Namun, subscores dapat memberikan arahan guna membantu Anda memutuskan komponen mana yang perlu di-upgrade, agar kinerjanya meningkat. Nilai WEI saat ini berkisar antara 1,0-7,9

Anda dapat  menggunakan base score untuk  membeli program dan  perangkat lunak lain yang cocok untuk base score komputer  Anda.  Sebagai contoh,  jika komputer Anda memiliki base score 3,3, maka Anda dapat membeli perangkat lunak yang dirancang untuk versi Windows yang mensyaratkan komputer dengan base score 3,0 atau lebih rendah.

Base score

Sebagaimana sudah disinggung di atas, base score merupakan nilai kinerja terendah dari sistem komputer anda, bergantung pada hardware dan software pendukungnya, termasuk random access memory (RAM), Central Processing Unit (CPU), hard disk, kinerja grafis pada PC anda secara umum, dan kemampuan 3D grafis tersebut.

Berikut adalah deskripsi umum dari WEI berdasarkan bases score:

Sebuah komputer dengan base score 2.0 memiliki kinerja yang cukup untuk melakukan tugas-tugas komputasi umum, seperti Microsoft office dan berselancar di Internet. Namun, komputer dengan base score ini  umumnya tidak cukup kuat untuk menjalankan Windows Aero, atau multimedia canggih yang tersedia pada OS Windows 7.

Komputer dengan base score 3,0 dapat menjalankan fitur Aero dan multimedia Windows 7 pada tingkat dasar. Beberapa fitur Windows 7 yang lain mungkin tidak dapat dinikmati dengan sempurna. Sebagai contoh, sebuah komputer dengan bases core 3,0 dapat menampilkan tema Windows 7 pada resolusi 1280 × 1024, tapi mungkin bermasalah untuk menjalankan tema ini pada resolusi yang lain. Atau, dapat memainkan konten TV digital, namun mungkin megap-megap untuk memainkan konten High-Definition Television (HDTV).

Komputer dengan skor dasar 4,0 atau 5,0 dapat menjalankan semua fitur baru dari Windows 7, dan dapat mendukung multitasking program pada waktu yang sama.

Komputer dengan skor dasar 6,0 atau 7,0 memiliki harddisk yang lebih cepat, dan dapat mendukung grafis multimedia tingkat tinggi (High-End), seperti game multiplayer dengan tampilan 3-Dimensi serta perekaman dan pemutaran konten HDTV.

Lantas, dikemanain PC yang lama? Nah, inilah kebahagian itu, PC lama yang dipersenjatai AMD Phenom Quad-Core masih tetap eksis, tidak digudangkan. Inilah penampakannya sekarang setelah berpindah tempat. 


Lho kok jadi ngomongin tentang kinerja PC dan WEI. Padahal awalnya hanya mau membahas tentang penemuan file. Oke, kita ngomongan tentang hal itu. Kembali ke awal, saat memindahkan data inilah, saya menemukan sebuah file. Sayangnya pada file tersebut tidak menyebutkan data sumber. Nah kepada para pembaca MSB, bila merasa mempunyai file ini, Anda ngaku aja deh!

Maaf, berhubung artikel ini sudah kepanjangan, Dengan sangat terpakasa break disini dan disambung di Ngaku AjaDeh, Kalau ini Punya Anda #2




Salam Takzim, 
Bagus H. Jihad



Komentar

Postingan populer dari blog ini

15 Tip Bagaimana Menjadi Pemikir yang Brilian

Pada artikel sebelumnya, b ertitik tolak dari pemahaman bidang neurologi dan psikologi, Dr. Richard Restak mengemukakan 28 cara melatih otak agar kinerja otak tetap cemerlang, tidak mengalami atrofi alias penciutan sirkuit otak, tidak mudah lupa, dan semakin kreatif. Dalam bukunya “Smart and Smarter: Cara Melatih Otak Agar Kita Menjadi Lebih Pintar dan tetap Pintar” . Ke 28 cara tersebut dapat Anda baca disini . Pada artikel ini, MSB kemukakan pemikiran Dr, Paul Sloane. D alam bukunya How to be a Brilliant Thinker: Exercise Your Mind and Find Creative Solutions , Paul Sloane telah membuat sebuah buku panduan yang amat komprehensif tentang seni berpikir, yang menghindari kesalahan dari banyak buku serupa yang ditulis penulis lainnya. Di satu sisi, memuat sejumlah teori, di sisi lain dan barangkali hal ini lebih penting lagi, buku ini dilengkapi dengan saran-saran praktis dan contoh-contoh nyata tentang bagaimana para pemikir hebat, sekalipun berasal dari kelas orang kebanyaka...

Konsumsi BBM Beberapa Jenis Mobil

Mendengar, membaca, menyaksikan obrolan, rumor dan sanggahan terkait jadi tidaknya diberlakukan kebijakan BBM non-subsidi, membuat rakyat semakin jengah. Terkesan kebijakan ini tidak cermat, tidak dikaji secara mendalam.  Mungkin dibenak pemerintah, jalankan dulu kebijakan, toh rakyat (baca: masyarakat) akan pasrah dan akhirnya akan menerima paksaan ini. Akupun lantas mimpi mempunyai kendaraan yang irit BBM. Kalau disuruh beli Hybrid tentu aku langsung ngibrit, daripada seperti orang mimpi di siang bolong, pilih yang bekaspun asal irit. Apatah lagi "Sang Ahli" belum bisa membuat kebijakan untuk mengurai kemacetan yang semakin kusut. Akhirnya kembali kepada kita pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan kendaraan secara smart dan bijaksana. Bagi yang baru mau beli atau ganti kendaraan, berikut saya berikan konsumsi BBM beberapa jenis mobil, yang saya comot dari forum di kaskus.us.

Kontradiksi Penelitian Tentang Orang Kaya

Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Siapa orang kaya yang sebenarnya? Apakah orang kaya itu mereka yang gemar membelanjakan uangnya untuk barang-barang yang mahal? Seseorang yang sukses secara finansial biasanya memiliki pemikiran, omongan, sikap dan perbuatan yang serupa karakteristiknya. Hal-hal tersebutlah yang justru menjadikan seseorang menjadi kaya. Kekayaan yang mereka dapatkan tidak turun begitu saja dari langit. Namun, kekayaan tersebut merupakan buah dari apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini. Mereka bisa menjadi kaya karena memiliki pikiran, kebiasaan, sikap dan perilaku yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang tidak sukses secara finansial. Tapi benarkah demikian? Berikut MSB sajikan tiga penelitian -yang mungkin saling kontradiktif satu dengan yang lain- tentang gaya hidup orang kaya.